August 20, 2019

Meraih Penghasilan Tambahan Dari Kerja

Apakah anda telah berprofesi dan memiliki penghasilan yang kurang memuaskan? Sehingga anda memerlukan tambahan uang. Gaji anda tidak kunjung naik dari tahun ke tahun sedangkan harga-harga keperluan terus meningkat. Tentu saja anda patut mencari solusi untuk menerima penghasilan tambahan.

Sebelum menerukan tulisan kami ingin mengucapkan rasa terima kasih pada sky tenda . com yang telah memberikan dukungan pada team kami. Tanpa dukungannya mustahil tulisan ini akan di terbit. Tulisan ini adalah kerja sama antara kami dan perusahaan mereka dalam rangka memberikan informasi pada anda yang butuh informasi penting tentang dunia kerja semoga dapat memberikan manfaat. Oh ya sebagai bentuk timbal balik kami ingin mempromosikan tenda promosi 3×3 yang mungkin anda butuhkan.

Tak menjadi permasalahan jika anda memiliki keterbatasan mobilitas sebab anda bisa menjalankannya secara online melewati koneksi internet. Sekiranya anda memiliki waktu yang cukup senggang dan bisa dimanfaatkan untuk mencari penghasilan tambahan mengapa tidak  anda mencoba untuk melakukan profesi secara online. Sehingga waktu senggang anda berguna dan tidak sia-sia. Diera yang modern kini ini anda bisa memanfaatkan koneksi internet dengan lebih baik untuk mencari penghasilan. Berikut yakni bidang-bidang profesi  yang bisa dijalankan secara online :

Menjadi Content Writer / Penulis

Apakah anda seorang pemula? Sekiranya iya anda perlu untuk mengenal arti dari content writer. Apa itu content writer? Content Writer yakni seseorang yang secara khusus menulis tulisan untuk  web web. Tiap web   memiliki target pembaca yang berbeda-beda sehingga memerlukan berjenis-jenis variasi tulisan yang sesuai dengan target pembaca web hal yang demikian. Disinilah seorang Content Writer diperlukan agar content yang diisi kedalam web secara terus menerus diperbaharui atau diupdate. Seorang content writer itu hampir mirip dengan seorang jurnalis hanya saja content writer tidak perlu untuk terjun lantas ke lapangan untuk meliput tulisan. Content writer bisa mengambil informasi yang telah ada melewati internet dan mengolahnya menjadi sebuah tulisan baru yang fresh dan unik. Kesusahan-kesulitan yang biasa dialami oleh seorang content writer yakni saat memulai membuat paragraph pertama atau kalimat pembuka. Kadang susah untuk merangkai kata menjadi sebuah tulisan yang garing/disukai untuk konsumsi public. Seorang Content writer dituntut untuk sanggup menggunakan kesanggupan bahasanya secara optimal untuk menghasilkan sebuah tulisan yang bermutu. Berapakah penghasilan yang bisa diperoleh dari profesi content writer? Untuk sebuah tulisan dalam bahasa Indonesia 400-500 kata dihargai dengan 20 ribu rupiah per tulisan. ( Ini yakni hasil kuesioner pada tahun 2016 ) Sekiranya anda bisa membuat 5 tulisan dalam sehari maka anda bisa menjulmahkannya sendiri. Diasumsikan 5×20 ribu = Rp 100.000,- perhari Sekiranya dikali 20 hari kerja maka pendapatan yang anda terima sejumlah 2 juta rupiah. Meskipun untuk tulisan dalam bahasa Inggris 400-500 kata dihargai lebih mahal dengan harga 35 ribu rupiah per tulisan. Namun tidak menutup kemungkinan bagi anda untuk menerima penghasilan yang lebih besar jika anda tekun dan rajin dalam bidang profesi ini. Sekiranya anda telah ahli dalam bidang content writer anda bisa lantas mencoba profesi pekerja paruh waktu dengan mendaftar pada portal web seperti: Situs Indonesia:

sribulancer.com

sribu.com

freelancer.co.id

Kiat-tips melakukan profesi di sribulancer Situs Luar Negri: (Untuk web luar negri anda akan memerlukan akun pembayaran seperti paypal untuk menerima pembayaran) Lihat cara membuat akun paypal yang verified

fiverr.com

upwork.com

naukri.com

Telah banyak orang yang berhasil memulai karir pekerjaannya melewati web portal profesi hal yang demikian. Mudah-mudahan anda menjadi salah satu dari orang-orang berhasil hal yang demikian.

Menjadi Designer Grafis, Illustrator, Karikaturis, Komikus dan Photographer

Anda seorang yang hobi dalam bidang seni, apakah itu seni fotografi atau seni grafis dan bidang seni lainnya. Banyak sekali profesi pekerja paruh waktu dalam bidang ini yang bisa dicari secara online. Model portal web profesi yang banyak mencari desainer grafis, illustrator dan karikaturis antara lain: Situs Indonesia:

sribulancer.com

sribu.com

freelancer.co.id

Situs Luar Negri:

fiverr.com

99designs.com

freelancer.com

Kiat-tips memenangkan design di 99designs Sebagai illustrator  anda malah bisa memasarkan karya-karya anda dalam wujud vector di:

vectorstock.com

shutterstock.com

fotolia.com

Penghasilan yang bisa diperoleh dari profesi hal yang demikian bervariatif tergantung dari project-project yang dijalankan. Sekiranya anda seseorang yang sungguh-sungguh gemar memotret serta mengabadikan daerah, momen, objek atau seluruh sesuatu yang menarik berdasarkan anda. Anda bisa menghasilkan hobi anda ini sebagai bisnis sebab koleksi foto-foto anda ini bisa anda jual secara online melewati web seperti:

istockphotos.com

depositephoto.com

Dan bagi anda yang sungguh-sungguh hobi dalam membuat komik anda bisa memasarkan karya anda pada web web www.ngomik.com disini anda diberi kebebasan untuk memutuskan harga jual komik anda sendiri.

Menjadi Situs Designer /Programmer

Untuk profesi yang satu ini memang tidak mudah jika anda tidak memiliki pengajaran secara formal dalam bidang ini. Setidaknya anda patut memiliki basic yang kuat jika anda mempelajarinya secara otodidak. Namun pengajaran tidaklah  menjadi batasan untuk seseorang yang memiliki motivasi kuat bisa berprofesi menjadi web programmer sebab secara nyata telah banyak rekan-rekan saya yang menjadi seorang web programmer tanpa menempuh bangku kuliah. Anda bisa melihat profesi-profesi web programmer pada web: Situs Indonesia:

sribulancer.com

sribu.com

freelancer.co.id

Situs Luar Negri:

fiverr.com

upwork.com

freelancer.com

Menjadi Data Entry, Situs Administrator

Pekerjaan online input data atau data entri yakni profesi yang simpel dan sanggup memberikan tambahan penghasilan yang cukup besar. Bagi anda yang sedang mencari profesi sampingan yang tidak kompleks dan mudah profesi ini yakni salah satu opsi yang cukup tepat. Kendati demikian ada stigma negatif yang timbul sebab pemberi kerja terkadang tidak membayar hasil kerja sehingga menguras waktu, kekuatan serta pikiran. Ada banyak penawaran kerja input data pada pasar online tetapi tidak lebih dari 20% nya saja yang bisa dipercaya. Tak ini menjadi kendala untuk menemukan penawaran kerja yang jujur dan bisa dipercaya Tak mudah untuk mengenali mana yang bisa dipercaya dan mana yang bisa dipercaya. Secara lihai pemain spammer bisa menjebak kita dengan penawaran bahasa mereka yang manis sehingga secara tidak sadar kita telah masuk dalam perangkap mereka. Situs itu anda perlu mencari referensi kerja yang terpercaya alias non spammer. Berikut ini yakni beberapa referensi kerja dari sumber terpercaya yang bisa memberikan hasil memadai : Situs Indonesia:

sribulancer.com

sribu.com

freelancer.co.id

Situs Luar Negri:

fiverr.com

upwork.com

freelancer.com

Menjadi Entrepreuneur/ Pengusaha

Tutorial maraknya web-web penjualan online yang mucul berjamuran anda bisa dengan mudah mendaftar dan lantas berjualan melewati internet. Bagi anda yang berjiwa pengusaha bisa memanfaatkan media jualan secara online untuk menerima penghasilan. Anda bisa menjadi reseller, dropshiper atau memasarkan produk anda sendiri. Lihat tutorial berjualan online :

Tutorial Berjualan di Tokopedia

Tutorial Berjualan di Bukalapak

Anda bisa pula memanfaatkan social media seperti : facebook, instagrram, path dan lain-lain Biasanya lokasi dan kategorinya web jualan terbagi atas: Lokasi Indonesia Bidang Industri: ( Kenapa untuk perusahaan )

indonetwork.com (berbayar)

Indotrading.com ( berbayar )

Bidang Retail:

kaskus.com

olx.co.id

bukalapak.com

tokopedia.com

Lokasi Luar Negri

amazon.com

ebay.com

alibaba.com

Dari kelima profesi  profesi diatas ada variasi profesi lain yang bisa dijalankan melewati internet tetapi cukup unik. Pekerjaan unik? Anda membaca lebih lengkap artikelnya di : 4 Pekerjaan  Unik  Menjanjikan LIHAT PELUANG USAHA DENGAN MODAL 5 JUTA BISA MENGHASILKAN MILYARAN Didalam tiap-tiap profesi akan senantiasa ada hambatan atau kesulitan-kesulitan yang akan kita hadapi asalkan kita terus tekun dalam melakukan profesi hal yang demikian suatu saat pasti akan membuahkan hasil. Nah sekian ulasan mengenai variasi-variasi profesi yang tersedia secara online didunia maya. Anda bisa memilih mana yang paling sesuai untuk anda kerjakan saat ini. Semoga berguna dan membantu anda dalam memberikan solusi penghasilan tambahan dari profesi online.

July 21, 2019

Wooden Chart for Your Business

produsen gerobak angkring . com – What happens when the angkringan cart that you buy does not match your wishes? For example, it’s broken. Disappointed, angry, resentful. But rice has become porridge. Everything is already done. Like it or not you want to have to use the broken cart.

The experience of being cheated is the most avoided. Especially when you buy an angkringan cart that is used for business. Avoid being fooled into buying an angkring cart. We write this article intentionally to help you avoid deception.

We must be honest that now many are hesitant to buy angkringan carts online. The reason is very classic, namely avoiding fraud. One day someone contacted us through a private message. He told me of a bitter experience when ordering an angkringan cart in XX.

The story, XX is positioning itself as a producer of angkringan carts. He asked this victim a deposit of Rp. 1,000,000. Long story short, when the DP was sent he did not give any news to the victim. Finally the victim concluded that he had entered a fraudulent trap. He also considered that currently traumatized by being deceived by buying carts online.

We try to help find out who this person is. And after we asked fellow producers it turned out that XX was not a producer but a reseller. Even many cart manufacturers themselves are deceived by this XX.

The second experience, the story of consumers buying carts for angkringan business. He has sent the DP. But this time he ordered the original manufacturer. But unexpectedly the quality of the cart that was sent was very poor. The quality of wood and plaster is also bad. He told us with great disappointment and intended to order a quality cart.

Actually, not only victims who feel disappointed and angry. Manufacturers of angkringan carts feel emotional. Because the business is polluted by the actions of a handful of people who from the beginning intend to cheat consumers. But this is business. There is always a risk that must be faced. Reviving consumer trust is the main task.

Buying angkringan carts through online does need to be careful. But do not conclude that all of the online angkringan carts are fraudulent. Especially your position in Jakarta or Bandung while the producers are in Klaten and Jogja. The only effective medium for selling products is through online.

Tips to Avoid Scams from Angkringan Carts

We must be honest that we have experienced complaints from consumers. At that time the leg of the handcart was broken when it was lowered from a delivery truck. We tried to remember whether it had been broken while still in the showroom. We have the last photo before sending. And it turns out the item is in a safe, fit, without defect.

We explained that the possibility of a broken leg occurred during the shipping process. We try to coordinate with the shipping party. Finally, it is true that the damage occurred when sending. Thank God, our consumers understand this condition. But we must remain responsible. Because this involves three parties we resolve through these three parties. We gave some money to repair the wagon’s feet.

There are several tips to avoid fraud. For example:

          [1] Get to know the profile

Recognizing a manufacturer’s profile is mandatory. What if we recognize producers only through market places like OLX, Bukalapak? Indeed, the weakness of the market place is that it cannot recognize the seller. But you can ask if he has a website? Why website? Because this website is an official platform. To manage it alone must be serious and issue capital.

          [2] Discussion

Just recognizing your profile is not enough. After recognizing the manufacturer you need to discuss with the producer. Ask how the item details, wood quality, shipping, payment. This discussion is important. You must have understood how to talk about a cheater. In general they don’t want to talk directly because they are nervous. They could also be smart to talk but did not master the details of the angkringan cart. Herein lies the problem that you must explore.

For craftsmen angkringan cart certainly not a problem when asked. He will actually feel very happy because the consumer responds. And don’t forget when you consult design desires, that means the job is clear. Just try working on it. Do not let you give a command either design or paint at the end of the job because when the cart is ready it cannot be changed.

          [3] Payment

When you discuss, you will definitely ask about payment. Now here is the most important thing. Usually fraudsters ensnare consumers by giving a total payment at the beginning. Or pay a high DP (remember the story of the above fraud). After that block your cellphone number.

Choose a manufacturer that does provide a friendly payment system. It’s okay to pay DP but it’s not too high. For example, DP 400-500. The rest is for repayment when goods are delivered. With that, you will not be worried when buying an angkringan cart.

Oh yeah, in fact the seller of the angkringan cart is experiencing fraud. For example, when we received a special design angkringan cart. As soon as the cart was made and we sent it to Jakarta, it turned out that the cart driver did not buy it. We feel very disappointed. As a cart seller, of course we lose capital, labor and shipping costs. We can just fight this into law. But because we think fellow small people so we don’t.

The point is that both consumers when buying hand-picked carts or producers when selling angkringan carts have the potential to be deceived. It’s like betting on who is good at cheating. Honestly this makes sad.

Through this article we want to invite you and millions of Indonesians to create a healthy climate for the business world of our beloved country. Don’t make this business world like a jungle, who is the strong one who can. Not progress, but rather setback. We should be ashamed of China who began to realize how a business ecosystem was formed. The government protects small business people and consumers.

What we need to remember is that every time we commit fraud we will feel the same way. If we are not deceived we will be harmed because it is a natural law that God has arranged. As smart as jumping squirrels will surely fall.

If you want to buy an angkringan cart, then take it seriously. That’s the initial capital that must be created in business. You also have to carefully choose a manufacturer like the admin said above. And for cart producers, they also need to respect consumer rights. Don’t let them be disappointed.

Let’s create a business in Indonesia in a healthy manner. Because we need the ecosystem. Maybe there is still a lot that hasn’t been conveyed in this paper because cases of business deception often occur. Hopefully we can maintain commitment between consumers and producers.

So many discussions about being fooled into buying angkringan carts may be useful, don’t forget to share this info.

July 9, 2019

Resisten Pada Pembangunan (?)

Dalam satu dekade belakangan kota-kota di Yogyakarta kian menunjukkan kesamaan orientasi ekonomi. Kasus yang terbaru adalah Bantul. Bantul yang selama ini menjadi simbol perlawanan dengan  menolak pembangunan mall serta waralaba kini tergoda dan berencana untuk membangunnya. Dengan melihat peningkatan pertumbuhan ekonomi di Sleman dan Kota Yogyakarta, Bantul ingin mengambil keuntungan dengan menempuh jalan yang sama.

Di sini, pandangan untuk membuka diri semacam ini dinilai lumrah. Bahkan ada pula yang memandang “harus” sebagai konsekuensi atas modernitas. Fakta ini tidak saja menunjukkan sikap inkonsistensi Bantul melainkan pula ketidakmampuan –atau bahkan ketidakmauan- dalam menangkap gejala negatif karena pembangunan itu sendiri. Tentu tak sedikit pihak yang menyatakan penyesalan atas kebijakan ini. Lantas pertanyaannya apakah ini berarti masyarakat resisten terhadap pembangunan?

Perlu dipahami bahwa masyarakat tak pernah menolak pembangunan. Meski pendidikan sebagian besar mereka –mohon maaf- sangat minim tetapi kesadaran untuk membangun daerah sangat tinggi. Pembangunan, di mata mereka, adalah instrumen penting untuk menguatkan daerah yang pada gilirannya akan mendistribusikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pembangunan mall menegaskan bahwa Bantul mengejar capaian perumbuhan ekonomi. Sementara publik secara kolektif tengah berupaya agar ekonomi berbelok ke arah pemerataan ekonomi. Karena itu mereka menggeluti sektor UKM yang secara tak langsung turut menumbuhkan usaha-usaha yang terkait UKM pula. Hal ini adalah wujud upaya konkret mereka untuk membangun daerah. Kendati sektor ini tidak memiliki modal besar tapi tak boleh dianggap sebelah mata.

Tentang hal ini Purwanto (2007) menyebutkan “krisis ekonomi membuktikan bahwa industri kecil memiliki ketahanan yang kuat dibanding dengan industri besar (Sandee, 2000). Selama krisis terjadi banyak industri besar yang gulung tikar, akan tetapi banyak industri kecil yang bertahan atau justru bermunculan setelah krisis. M. Tambunan (2004) menjelaskan bahwa UKM memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan usaha besar karena UKM lebih fleksibel dalam menghadapi gonjangan dibanding dengan industri besar. Fleksibilitas ini tidak bisa dilepaskan dari karakteristik UKM di mana usaha ini tidak memerlukan modal yang besar menggunakan bahan baku lokal yang murah, menggunakan tenaga kerja rumah tangga, menjual produk mereka untuk pasar”.

Lebih lanjut Purwanto menyatakan bahwa UKM tidak akan berpotensi membunuh perekonomian daerah itu. Sebaliknya UKM akan mereduksi kemiskinan. Peran UKM di D.I Yogyakarta misalnya berperan besar bagi perekonomian daerah. Jangan dilupakan kenyataan bahwa UKM sangat fleksibel terhadap krisis ekonomi yang melanda indonesia tahun 1997. Hal ini berarti daya tahan UKM terhadap krisis sangat besar.

Pada riset yang saya lakukan di tahun 2013 tentang kebangkitan ekonomi pasca gempa bumi di Bantul, UKM –sekali lagi- menunjukkan sikap fleksibilitasnya. Banyak sektor ekonomi yang lumpuh karena hantaman gempa bumi. Akan tetapi sektor UKM justeru lebih cepat pulih karena tak membutuhkan modal besar –sekitar Rp. 100.000-Rp. 200.000.

Siapapun yang memiliki akal sehat akan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang secara konkret menjadi jawaban atas berbagai krisis. Paling tidak menanggalkan pembangunan mal yang berpotensi besar memutus rantai perekonomian masyarakat. Dan di sini bolehlah kita menilai bahwa perencanaan pembangunan mal tidaklah logis dan merupakan hasil pemikiran spekulatif belaka.  Orientasi pada pertumbuhan ekonomi, seperti yang dilakukan Bantul, yang mengasumsikan munculnya trickle down effect secara historis ternyata banyak mengalami kegagalan.

Di sisi lain ada aspek yang tak kalah penting. Bukan tak mungkin pembangunan mall ini akan diikuti pula oleh pembangunan Hotel dan Apartemen secara eksesif. Sebab gerak pembangunan hunian kian mengarah ke daerah Bantul. Dan dengan maraknya promosi pariwisata di D.I. Yogyakarta serta kenyataan bahwa hotel dan apartemen dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi, kekhawatiran ini kiranya menjadi berdasar.

Perubahan iklim yang tidak menentu dan ancaman kerusakan ekologis oleh pembangunan semacam ini kian nyata. Boleh jadi dalam jangka waktu tertentu Bantul akan dikepung banjir seperti yang kini dirasakan di Sleman.

Apa yang dilakukan masyarakat adalah bentuk pelestarian keseimbangan alam dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan melalui kedaulatan ekonomi dan ruang. Masyarakat menentang pembangunan destruktif.

July 8, 2019

The Trap of ‘A Fuel Economy Policy’

Ahmad Safrudin article entitled “What can Indonesia gain from a fuel economy policy” published on Jakarta Post on October 3rd, 2016, highlights the environment friendly car production plan by narrating th ecological context on one hand and the domestic economy on the other.

Certainly, this article support the instruction of President Jokowi for two reasons. First, eco-friendly car is one of the most important steps to reduce carbon emissions on earth. The discourse of environmental damage due to carbon emissions for the last decade has become world’s concern.  This point, in fact, is the integral part of the SDG’s. Secondly, in terms of economy, car production will be beneficial both in fiscal and non-fiscal. 

To support this, according to Safrudin, government needs to implement low tax rate. Indeed, relying on environmentally friendly campaign does not give complete confidence to the customer. In the country, as an example, where cars nowadays are wanted by the middle class, the tax remains relatively considered. Moreover, accompanied by a concrete work to reduce air damage. Here, we need to respect their concern about this global issue. But not necessarily turn down our critical thinking.

 I will give you some notes about this kind of thinking trap. I called it trap because on the surface the idea seems positive and encouraging. However this idea going to bring two benefits both for international and national interests, but behind these sweet arguments there is entrapment problems that can not be handled during all this time.

First, the policy to produce excessive car can become destructive. Excessive car production will support the ownership mode of personal transportation which is contradictive to Jokowi’s campaign when he served as the governor of Jakarta. Jakarta and other big cities are now facing the same problem; Congestion.

The desire to possessed personal mode of production has given rise to a problem that difficult to solved within the few decades. And it seems we forget the homecoming flow this year became a terrible congestion tragedy. This tragedy also took many lives. This is where we need to think that any car with any kind of fuel, including the eco-friendly one, will become a problem. and I was a little bit pessimistic about eco-friendly fuel car export program. In countries that already aware of the danger of congestion will limit the quota of personal transportation and emphasize mass transportation. Because it means they are protecting their national interests.

Secondly, eco-friendly car is not a solution for the damaged caused by capitalism. But a sustainability framework that perpetuates companies to produce goods, including the cars. And once again, as their destructive instincts, car production even with environmentally friendly appendage actually would still cause problems. The term environmentally friendly is just a cover for capitalism to keep perpetuating their production. Surprisingly, the government itself adopted this kind of thinking pattern.

No need to consider. Was it more important to avoid problems rather than continue a policy ?

July 8, 2019

Ghazali dan Problem Intelektual Kita Hari Ini

Imam Ghazali barang kali hanya satu dari sekian banyak contoh ulama yang membuktikan bahwa kita tak perlu egois dan angkuh untuk mengakui adanya pengaruh orang lain dalam hal intelektual. Intelektual adalah ibarat rumah yang -meminjam istilah Edward Said- memiliki banyak jendela dan bisa dimasuki oleh siapa saja dengan latar belakang agama, suku, warna kulit tanpa ada klaim “Kamilah pemilik ilmu pengetahuan!”. Ghazali sangat menentang sikap pongah ini karena tentu saja ia selalu melakukan kritik diri (lebih dulu pada dirinya) yang baik secara langsung ataupun tidak pada akhir kritik itu akan memantul kepada seluruh manusia. Berlaku untuk kita hari ini yang mereproduksi klaim pengakuan pengetahuan hanya milik kampus, madrasah, gereja, lembaga penelitian, atau bahkan swasta. Garis besarnya jelas, bahwa intelektual harus diletakkan pada tujuan aslinya: menggugat kezaliman. Sisi inilah yang membuatnya begitu dikagumi oleh jutaan manusia di seluruh bumi, terentang waktu selama 9 abad lamanya sejak Ghazali wafat.

Mengapa usia kritik Imam Ghazali begitu panjang dan menyesakkan dada manusia modern dan fakir seperti kita hari ini? Kita selama ini menilai secara keliru bahwa Imam Ghazali adalah hanya sebagai ulama, hamba Allah yang taat, seorang muslim yang menjaga dengan ketat doktrin-doktrin Islam, dan segala predikat lainnya yang menjauhkannya dari kumparan ilmu pengetahuan.

Sebaliknya, Imam Ghazali adalah seorang ulama yang dahaga ilmu pengetahuan. Baginya ilmu pengetahuan adalah proses panjang yang menuntut kesetiaan dan sikap yang tegas. Hal itu telah menubuh dalam diri Imam Ghazi dan dibuktikan dengan upaya Imam Ghazali sendiri dalam mencari ilmu pengetahuan ke berbagai negara hingga ia harus menanggung beban dikucilkan dari lingkungan akademik di universitas di mana ia mengajar karena kritik pada para intelektual dan pemerintah yang tak mengenal lelah.

Bagi Imam Ghazali bukanlah ilmu pengetahuan jika ia tidak memiliki rangkaian, proses dan penahapan yang panjang dan melelahkan (bahkan menderita) sehingga ia benar-benar menjadi intelektual yang ideal dan pantas memegang obor ilmu pengetahuan. Penahapan ini tidak saja menuntut seseorang untuk menapaki proses pendidikan seperti madrasah (berkembang di era Imam Ghazali sendiri) tetapi juga mampu berpikir mandiri dan lalu bertindak atas dasar nilai-nilai profetikDari tiga tahap ini saja kita sering gagal menyelesaikan tangga pertama.

Sementara Imam Ghazali sudah menyusuri ketiga tangga ini dan mengulangnya terus menerus dari awal hingga akhir, sehingga tanpa sadar ini sudah menjadi lingkaran bulat. Ilmu pengetahuan dalam diri Imam Ghazali adalah harmoni, utuh dan tidak mengalami retakan. Seolah-olah, dengan semua gejolak yang ia rasakan, Imam Ghazali ingin mengatakan “Proses ini mutlak dan tak bisa ditawar. Tidak bisa diinterupsi!”

Dari sinilah kita bisa memahami ketika banyak orang mempertanyakan mengapa Imam Ghazali mengkritik intelektual (hakim, ulama, ahli-ahli di bidang pengetahuan lainnya) maka jawabannya adalah sebuah pertanyaan, mengapa banyak intelektual yang terlempar dari tujuan dan proses ilmu pengetahuan? Mengapa banyak intelektual yang lalim terhadap penderitaan umat dan memilih berlindung di balik jubah sang raja?Dengan kata lain, Imam Ghazali sangat cerdas dan berpengalaman untuk tahu persoalan intelektual di masanya dan persoalan intelektual kita hari ini. Kritik yang dia lontarkan bukan sekadar gugatan atas kekecewaan pada intelektual palsu (istilah saya sendiri) melainkan upaya menarik Islam dari tangan-tangan mereka. Seorang guru yang sangat takut pada lemahnya pikiran menjelaskan kepada saya bahwa “Inilah salah satu sebab yang membuat Imam Ghazali menjadi rujukan dari manhaj Ahlussunah Wa al-jamaah an-Nahdliyah”

*Oleh: Ahmad Fadli Azami

**Tulisan ini adalah refleksi kecil-kecilan saya setelah membaca biografi dan peran Imam Ghazali